Senja,Bawa Ia Kembali
Kupejam kedua
mataku
Berharap bayangmu
semu menjadi nyata
Yang pergi kan
pulang
Yang hilang pun
kan datang
Seperti dirimu
yang dulu ditelan senja
Meninggalkanku
sendiri di bibir pantai berombak kecil
Yang senantiasa
menjaga tangis ini agar tak pecah
Tanganku mengepal
kuat
Tak kurasa
genggaman tanganmu dalam hangat
Tak ada
jari-jarimu di sela-sela jariku
Yang biasanya
selalu melengkapi
Kepergianmu
membawa lara
Yang mungkin
paling membekas tiada tara
Cobalah tuk
bayangkan menjadi aku
Yang senantiasa
menunggu di batas senja
Kehadiranmu adalah
sebuah mimpi
Yang setiap malam
menemani lelapku bersama rembulan
Berharap esok kau
kan datang kembali
Membawa sejuta
kenyataan dan takkan pergi
Walaupun kau tak
memahami
Betapa luka ini
terlalu mendalam
Bagaiman air mata
ini terlalu mudah untuk mengalir
Tapi,ku ingin kau
coba tuk hargai
Aku tau ada yang
lain disana
Tapi mungkin dia
hanyalah kekosongan yang tak bermakna
Maka berilah
jiwamu pada orang yang menunggumu saat senja
Setia,dan selalu
ada
Senja,bawa dia
kembali
Ku tahu ku telah
salah
Namun tak bisakah
kau berikan aku satu kesempatan lagi
Agar aku bisa
perbaiki
Segala lara yang
juga telah ku beri
Dirimu,lukamu
terlalu dalam
Tapi salahkan bila
ku ingin mengobati
Luka karenaku
Yang tak bisa
untuk menjagamu disini
Dalam peluk yang
menangkap
Dan hangat yang
mendekap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar